Siap Terjun ke Dunia Industri, SMK Maskumambang Bekali Santri dengan Pelatihan Penanganan Kecelakaan Kerja Jelang PKL 2026

Pra PKL SMK Maskumambang

Gresik, 27 April 2026 – SMK Maskumambang kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja melalui pelaksanaan kegiatan Pra Praktik Kerja Lapangan (Pra PKL), dengan mengusung tema Pelatihan dan Penanganan Pertama Kecelakaan Kerja, kegiatan ini menjadi tahap akhir yang wajib diikuti oleh santri kelas XI sebelum terjun langsung ke dunia industri.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (27/4/2026) ini difokuskan pada pelatihan Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L). Selain materi umum K3L, dalam kegiatan Pra PKL tersebut para santri juga dibekali dengan pelatihan penanganan kebakaran dasar tingkat B. 

Pra PKL SMK Maskumambang

Pada sesi ini, santri mendapatkan pemahaman mengenai sumber-sumber potensi kebakaran yang sering terjadi di lingkungan kerja, khususnya yang berkaitan dengan bahan mudah terbakar seperti gas. Tidak hanya teori, santri juga diajak melakukan praktik langsung menggunakan simulasi tabung gas LPG untuk memahami langkah-langkah awal dalam mengendalikan api secara aman dan tepat.

Lebih lanjut, santri juga diberikan pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran dengan skala yang lebih besar. Dalam praktiknya, para santri dilatih teknik dasar penggunaan APAR, mulai dari cara memegang, mengarahkan, hingga menyemprotkan media pemadam ke titik api. Melalui pengalaman praktik ini, diharapkan santri SMK Maskumambang mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik saat menghadapi situasi darurat kebakaran di dunia kerja nantinya.

Pra PKL SMK Maskumambang

Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembinaan Karakter dan Career Planning, Ustadz Nuril Anwar Habibi, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian panjang Pra PKL yang telah dilalui santri secara bertahap. 

“Santri kelas XI SMK Maskumambang tuntaskan tahap akhir PRA PKL dengan pelatihan K3L. Sebelumnya, santri telah mengikuti berbagai program pembekalan seperti PRA PKL Kompetensi, Kedisiplinan, Penilaian Karakter dan Ibadah, hingga pengembangan hard skill dan soft skill.” jelas Ustadz Nuril seusai pelaksanaan.

Beliau menambahkan bahwa seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk membentuk santri yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, serta etos kerja yang baik. Dengan adanya pelatihan K3L ini, santri diharapkan mampu memahami pentingnya keselamatan kerja sekaligus memiliki keterampilan dasar dalam menangani kondisi darurat.

 

Pra PKL SMK Maskumambang

Rencananya, para santri yang telah memenuhi seluruh persyaratan akan diberangkatkan untuk melaksanakan PKL mulai 1 Mei 2026 ke berbagai dunia usaha dan dunia industri sesuai bidang keahlian masing-masing. Sementara itu, santri yang belum memenuhi kriteria akan diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi lanjutan.

Seperti yang dijelaskan Ustadz Nuril, program Pra PKL ini diinisiasi oleh Ustadz Agam Aguatian, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat sekaligus Ketua Umum PKL tahun 2026. Pelaksanaannya didukung oleh tim sekolah, termasuk bidang pembinaan karakter dan career planning.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, SMK Maskumambang berharap seluruh santri siap menghadapi tantangan di dunia kerja, tidak hanya dari sisi kompetensi, tetapi juga keselamatan dan tanggung jawab profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *