Dari Maskumambang untuk Masa Depan: Pesan Mendalam di Balik Purna Santri 2026

Purna Santri MA YKUI Maskumambang dan SMK Maskumambang

Gresik, 16 Mei 2026 – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan kegiatan purna santri dan kelas 12 MA YKUI Maskumambang dan SMK Maskumambang pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan yang menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan para santri tersebut diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Maskumambang sebagai bagian dari rangkaian akhir pembelajaran santri kelas 12 tahun ajaran 2025/2026.

Pelaksanaan purna santri ini dibagi menjadi dua sesi, yakni untuk santri putra pada Sabtu, 16 Mei 2026 dan santri putri pada Ahad, 17 Mei 2026. seperti yang dijelaskan oleh Ustadz Abdul Aziz, ST., S.Pd.I selaku Murabbi kelas 12 SMK Maskumambang.

Purna Santri MA YKUI Maskumambang dan SMK Maskumambang

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Kejuruan, dilanjutkan pembacaan program-program pendidikan dan pengembangan santri oleh Bidang Career Planning, pembacaan surat keputusan kelulusan, prosesi pelepasan santri, pembacaan ikrar alumni, penyampaian pesan dan kesan dari santri maupun wali santri, hingga tausiyah dan nasehat langsung dari Pemangku Pondok Pesantren Maskumambang, KH. Nidlol Masyhud, Lc., Dpl.

 

Ustadz Aziz juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut merupakan penutup dari seluruh proses pendidikan yang telah ditempuh santri selama belajar di Maskumambang. “Alhamdulillah pagi ini telah kami laksanakan kegiatan purna santri dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini merupakan penutup dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan kelulusan santri kelas 12,” ujar Ustadz Aziz.

Purna Santri MA YKUI Maskumambang dan SMK Maskumambang

Sementara itu, Murabbi kelas 12 MA YKUI Maskumambang Ustadz Syaifudin Yuchal, S.E., S.Pd. turut memberikan pesan dan harapan kepada para santri yang tengah melaksanakan kegiatan purna santri tersebut. “Pelepasan santri ini bukanlah penutup dari pembelajaran, tetapi akan menjadi batu pijakan pertama yang nantinya kalian lalui untuk mengemban masa depan,”

“Alhamdulillah, kami ucapkan Barakallahu fiikum. Besar harapan, semoga kalian semua menjadi orang yang sukses, berilmu manfaat, serta menjadi teladan di masyarakat,” ungkap Ustadz Yuchal seusai kegiatan berlangsung.

Purna Santri MA YKUI Maskumambang dan SMK Maskumambang

 

Tausiyah dan Nasehat Pemangku Pondok Pesantren Maskumambang

Dalam kesempatan tersebut, Pemangku Pondok Pesantren Maskumambang, KH. Nidlol Masyhud, Lc., Dpl. menyampaikan tausiyah dan nasehat kepada seluruh santri. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan hidup, melainkan awal dari tahapan kehidupan berikutnya yang lebih besar.

Beliau menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan selama berada di pesantren, mulai dari akidah, ibadah, akhlak, hingga pergaulan. Menurut beliau, keberhasilan seorang santri tidak hanya diukur dari gelar pendidikan atau pekerjaan yang diperoleh, tetapi dari sejauh mana hidupnya membawa keberkahan dan tetap berada di jalan agama.

“Mau kuliah di mana, bekerja di mana, memilih lingkungan seperti apa, semuanya harus dipertimbangkan dampaknya terhadap kehidupan setelah mati. Karena sejatinya kita baru benar-benar lulus ketika berhasil mengakhiri kehidupan dunia ini dengan husnul khatimah.” tutur beliau dalam tausiyahnya.

Purna Santri MA YKUI Maskumambang dan SMK Maskumambang

Selain itu, KH. Nidlol Masyihud juga mengingatkan para purna santri agar tidak mudah tergoda oleh kehidupan dunia yang dapat menjauhkan seseorang dari agama. Beliau juga mengajak para santri untuk senantiasa menjaga hubungan dengan Allah Taala melalui shalat istikharah dalam menentukan pilihan hidup, baik pendidikan, pekerjaan, maupun keputusan besar lainnya.

“Dalam menentukan pilihan hidup, jangan pernah meninggalkan istikharah. Nabi Muhammad SAW bahkan mengajarkan istikharah dalam perkara-perkara kecil, apalagi urusan besar seperti masa depan”.

Kegiatan purna santri Maskumambang tahun ini berlangsung dengan tertib dan penuh makna. Momentum tersebut tidak hanya menjadi simbol kelulusan para santri, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab besar yang akan mereka emban sebagai generasi penerus yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *