
Dari Karantina Menuju Juara: Hilwa dan Wahyu Bawa Nama Maskumambang Bersinar di OMI 2026
Gresik —Prestasi gemilang kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Maskumambang. Dua
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Maskumambang Gresik merupakan perguruan tinggi Islam yang berada di bawah naungan Yayasan Kebangkitan Ummat Islam (YKUI) Pondok Pesantren Maskumambang Gresik.
STIT Maskumambang secara resmi memperoleh status terdaftar berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 1990. Sejak berdirinya, STIT Maskumambang berkomitmen menjadi institusi pendidikan tinggi yang memadukan secara harmonis antara tradisi keilmuan pesantren (turats) dengan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi modern, dan kebutuhan masyarakat.
Sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren, STIT Maskumambang tidak hanya menjalankan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat), tetapi juga mengemban amanah kaderisasi intelektual muslim dan muslimah yang berilmu, berintegritas, serta memiliki kapasitas kepemimpinan dalam membangun umat, bangsa, dan peradaban.
Visi STIT Maskumambang: “Mewujudnya Sekolah Tinggi yang memiliki komitmen dalam menjaga kemurnian Dinul Islam beserta implementasinya di tengah-tengah umat melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan dakwah Islamiyah.”
Integrasi Visi Pesantren: Visi institusi ini bertumpu dan selaras dengan Visi Besar Pondok Pesantren Maskumambang, yaitu: Beraqidah Shahihah, Beramal Shaleh, Berilmu Manfaat, dan Berakhlak Karimah.
Kurikulum STIT Maskumambang dikembangkan dengan mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). Kurikulum ini dirancang secara komprehensif mencakup ranah kompetensi:
STIT Maskumambang menyelenggarakan 2 (dua) Program Studi Sarjana (S1):
No | Program Studi | Profil Lulusan |
1 | Pendidikan Agama Islam (PAI) |
|
2 | Pendidikan Bahasa Arab (PBA) |
|
Untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan abad ke-21, kepemimpinan, dan kemandirian, STIT Maskumambang menyelenggarakan program pengembangan mahasiswa meliputi:
Ma’had Aly At-Tibyan STIT Maskumambang Gresik adalah pusat pendidikan tinggi kepesantrenan yang mengintegrasikan keunggulan penguasaan Bahasa Arab aktif dengan pendalaman ilmu-ilmu keislaman berbasis Kitab Turats (Kitab Kuning).
Dengan sistem pembinaan berasrama (boarding system), Ma’had Aly At-Tibyan difokuskan untuk mencetak kader ulama, murobbi, dan pendidik profesional yang memiliki kedalaman ilmu, integritas moral, serta berwawasan global.
Struktur pendidikannya mencakup tiga pilar:
Lulusan Ma’had Aly At-Tibyan diproyeksikan memiliki kualifikasi sebagai berikut:
Sistem Dual Program (6 Tahun):





Gresik —Prestasi gemilang kembali ditorehkan santri Pondok Pesantren Maskumambang. Dua

Gresik, 5 September 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh

Gresik, 5 September 2026 — Suasana akademik terasa lebih khidmat

Gresik, 7 September 2026 — SMK Maskumambang 1 Dukun terus

Gresik – Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di MTs YKUI

Gresik, 17 Agustus 2026 — Suasana cerah dan penuh semangat
Perkenalan kepada Islam bisa diperoleh melalui berbagai kesempatan, namun upaya mempelajari dan memahami lebih dalam tentang Islam memang seringkali diperlukan bantuan lingkungan sekitar dan bimbingan dari para asatidz dengan seksama. Pondok Pesantren Maskumambang inshaAllah menjadi salah satu tempat yang tepat dalam upaya memahami Islam yang lebih murni sesuai dengan ajaran Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Perjalanan panjang Pondok Pesantren Maskumambang melalui berbagai unit kegiatannya telah memberikan sumbangsih peningkatan keilmuan berkesinambungan serta pola bermasyarakat islami yang hangat. Dalam perjalanannya, alhamdulillah banyak pihak yang juga dapat ikut menikmati serta terinspirasi dalam mengamalkan aqidah shahihah, amal shalih, ilmu yang bermanfaat, dan ahlak yang mulia. Semoga berbagai upaya ini dapat terus kita tingkatkan sehingga misi rahmatan lil alamin dapat kita laksanakan secara maksimal. Maskumambang dalam bahasa jawa yang dapat berarti anak/santri dalam kandungan/pesantren memiliki tugas utama menimba ilmu sebaik dan sebanyak mungkin. Demikian juga para <em>stakeholder</em> berusaha memberikan fasilitas yang paling optimal dalam membantu tumbuh kembang janin. Sedangkan maskumambang sebagai tembang cenderung menggambarkan watak sifat rasa perjuangan, kesedihan, kesulitan, dan welas asih yang juga seringkali menunjukkan perasaan yang dihadapi oleh para pencari ilmu. Terima kasih kepada para asatidz, pengasuh pondok, masyarakat sekitar, orangtua santri dan juga para santri yang telah bersedia memberikan waktu, tenaga, dan upayanya untuk terus belajar, berusaha dan berjuang dalam tugas mulia ini. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak Ibu Kakak dan Adik dengan kebaikan yang berlipat-lipat, dan semoga selalu diberikan kemudahan serta umur yang berkah bagi kita semua. Dr. Abdul Luky Shofi’ul Azmi S., S.T., M.H. Technopreneur | Kuala Lumpur, Malaysia
"Imagine a school with 150 years of experience that has prepared its graduates for real life, teaching them one by one how to face all the difficulties of this life, and above all as an institution that has trained its teachers and management for the development of the times and as an institution that influences the future of the country, These people continue to lead the region in a sincere way with Ihlas, it's not everyone's fortune to do this, education is a method to be done as an example to the new generation, touching the hearts of people or students by sharing education, and one of the institutions that does this best is of course Maskumambang. Maskumambang School offers an exceptional quality of education that promotes both academic excellence and character development. With dedicated teachers and a supportive learning environment, students are empowered with the knowledge and skills needed for future success. The school's commitment to whole education truly prepares students to succeed in all aspects of life."
"Berbicara tentang Pondok Pesantren Maskumambang, saya pernah mengisi dauroh Tahsin di Pondok Pesantren Maskumambang, bahwa akhlak dan muamalah guru-guru di sana luar biasa, masya Allah. Seperti cara memuliakan tamu, akidahnya akidah sahihah, mereka beramal saleh, mempunyai ilmu yang insya Allah bermanfaat, dan akhlaknya karimah. Saya berharap bisa mengisi dauroh lagi di sana"