Gresik, 20 Mei 2026 – Penguatan mutu pendidikan agama Islam terus dilakukan oleh Yayasan Kebangkitan Umat Islam (YKUI) Pondok Pesantren Maskumambang melalui penerapan kurikulum kepesantrenan yang terintegrasi di seluruh lembaga pusat maupun cabang.
Salah satu bentuk nyata dari upaya tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Ujian Bersama Berbasis Komputer (UB-BK) se-YKUI yang mulai digelar pada Rabu-Kamis, 20-21 Mei 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi pembelajaran, tetapi juga bagian dari ikhtiar membangun generasi muslim yang memahami ilmu agama dengan dasar Al-Qur’an dan As-Sunnah yang kuat.

Ustadz Muhammad Amrullah, S.Pd.I., perwakilan dari MI YKUI Maskumambang menyampaikan bahwa UB-BK menjadi sarana untuk mengukur keberhasilan kurikulum kepesantrenan yang telah diterapkan serentak di seluruh lembaga dibawah naungan YKUI.
“Kurikulum pesantren tersebut mengacu pada keilmuan agama Islam yang memiliki dasar quran dan sunnah yang kuat, sehingga bisa disebarkan di seluruh sekolah cabang YKUI Pondok Pesantren Maskumambang,” jelas beliau, Rabu (20/5/2026).
Pelaksanaan UB-BK tahun ini diikuti total 109 peserta tingkat Madrasah Ibtidaiyah se-YKUI, terdiri dari 52 peserta putra dan 57 peserta putri. Peserta berasal dari enam lembaga naungan, yaitu MI YKUI Maskumambang Putra, MI YKUI Maskumambang Putri, MI YKUI Putra Sambogunung, MI YKUI Putri Sambogunung, MI YKUI Babaksari, dan MI YKUI Sekargadung.

Ustadz Amrullah juga menerangkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari dengan mata pelajaran yang diujikan meliputi Tauhid, Bahasa Arab, Nahwu, dan Sharaf. Pada hari pertama, Rabu 20 Mei 2026, kegiatan diawali dengan Pembukaan pukul 07.00 WIB, kemudian dilanjutkan ujian Tauhid dan Bahasa Arab. Sementara pada Kamis 21 Mei 2026, peserta melaksanakan ujian Nahwu dan Sharaf.
Untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis komputer, panitia menyediakan empat laboratorium komputer yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Maskumambang. Pembagian ruang ujian dilakukan secara terstruktur, yakni Maskumambang Creative Center (MCC) 1 yang diisi 29 peserta putra, MCC 2 sebanyak 23 peserta putra, MCC 3 sebanyak 29 peserta putri, dan MCC 4 sebanyak 28 peserta putri.

“Yang menarik adalah posisi duduk peserta dibuat secara acak agar peserta dari berbagai lembaga dapat saling mengenal dan mempererat ukhuwah antar saudara YKUI.” Kata Ustafz Amrullah. Selain itu, pengawas ujian berasal dari guru senior perwakilan masing-masing lembaga guna menjaga ketertiban dan kualitas pelaksanaan ujian.
Melalui kegiatan UB-BK ini, YKUI Pondok Pesantren Maskumambang berharap kurikulum kepesantrenan yang telah diterapkan mampu mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus siap menghadapi perkembangan zaman.
“Peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan memperoleh ijazah kepesantrenan resmi langsung dari Pondok Pesantren Maskumambang.” Pungkas Ustadz Amrullah.
