Gresik, 6 Juni 2026 – Pelepasan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan gerbang awal menuju babak kehidupan yang lebih luas. Makna tersebut tergambar dalam kegiatan Pelepasan Santri Kelas Akhir Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar MTs YKUI Maskumambang di Aula Pondok Pesantren Maskumambang.
Sebanyak 105 santri kelas IX resmi dilepas dalam sebuah rangkaian acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan belajar selama tiga tahun sekaligus bekal untuk melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita pada jenjang berikutnya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (6/6/2026) untuk santri putra dan Ahad (7/6/2026) untuk santri putri tersebut dihadiri oleh seluruh santri kelas akhir beserta orang tua atau wali santri. Kehadiran para wali santri menjadi simbol dukungan dan kebersamaan dalam mengantarkan anak-anaknya menyelesaikan salah satu masa penting dalam perjalanan pembelajaran.

Wakil Kepala Bidang Akademik MTs-MA YKUI Maskumambang, Ustadz Mohammad Ibrahim, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelepasan tersebut. Menurut beliau, kegiatan ini menjadi momentum yang tidak hanya dirasakan oleh para santri, tetapi juga oleh orang tua dan para guru yang selama ini membersamai proses pendidikan mereka.
“Alhamdulillah hari ini telah kami jalankan acara pelepasan kelas akhir santri kelas IX MTs YKUI Maskumambang. Para santri turut hadir bersama orang tua yang mendampingi jalannya acara dari pagi hingga selesai,” jelas beliau.
Menurut Ustadz Ibrahim, total santri yang dilepas pada tahun ini berjumlah 105 orang, terdiri atas 60 santri putra dan 45 santri putri. Suasana haru begitu terasa sepanjang acara, terutama saat perwakilan santri kelas IX, Jundy Muhammad Azri, menyampaikan pesan dan kesan di hadapan para guru, orang tua, dan rekan-rekannya.
Rangkaian acara pelepasan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan santri. Selanjutnya, sambutan Kepala Madrasah dan sesi career planning, pembacaan Surat Keputusan Kelulusan, prosesi pelepasan santri, penyampaian pesan dan kesan santri, sambutan wali santri, hingga tausiyah penutup dari Pemangku Pondok Pesantren Maskumambang, K.H. Nidlol Masyhud, Lc., Dpl.

Kesan dan Pesan Perwakilan Santri MTs YKUI Maskumambang
Jundy Muhammad Azri, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada kedua orang tua yang telah berjuang memberikan pendidikan terbaik bagi putra-putrinya di Pondok Pesantren Maskumambang. Ia juga mengungkapkan rasa terimakasih yang mendalam kepada seluruh guru yang selama tiga tahun telah membimbing, mendidik, dan membentuk karakter para santri.
“Terima kasih setulus hati kepada ayah dan ibu yang telah menyekolahkan kami di sekolah terbaik ini. Terima kasih atas segala dukungan, pengorbanan, dan doa yang selalu mengiringi langkah kami,” ungkap Jundy.

Jundy juga mengenang perjalanan tiga tahun bersama teman-temannya di MTs YKUI Maskumambang. Menurutnya, berbagai pengalaman, tawa, perjuangan, dan kebersamaan yang terjalin selama menempuh pendidikan akan menjadi kenangan berharga yang tidak akan terlupakan.
Ia berpesan agar seluruh lulusan tetap menjaga silaturahmi dengan guru maupun teman-teman meskipun nantinya akan menempuh jalan kehidupan yang berbeda, “Saya tidak mengucapkan selamat tinggal, karena kita berpisah bukan untuk saling meninggalkan, melainkan untuk mencari jati diri, menambah ilmu, memperluas pengalaman, dan mewujudkan impian serta harapan,”
“Semoga kita dapat dipertemukan kembali pada kesempatan mendatang dengan versi terbaik diri kita. Menjadi pribadi yang lebih dewasa, lebih baik, serta telah meraih cita-cita, impian, dan berbagai bentuk keberhasilan,” tuturnya.
Pelepasan 105 santri MTs YKUI Maskumambang tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Dengan bekal ilmu, akhlak, dan nilai-nilai keislaman yang telah ditanamkan selama belajar di madrasah dan pesantren, purna santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, serta memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

