Gresik, 1 April 2026 – Kabar membanggakan datang dari MA YKUI Maskumambang. Raihan Al Zaky, berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam – IPA Institut Teknologi Bandung, salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.
Raihan, kelahiran 2008, berasal dari Desa Padang Bandung, Dukun, Gresik. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana sebagai anak dari seorang buruh tani dan ibu rumah tangga. Meski demikian, tidak menjadi penghalang bagi dirinya untuk meraih prestasi.
“Saya dibimbing oleh kedua orang tua sejak kecil tentang kesabaran, ketelatenan, dan mengutamakan ibadah,” ungkap Raihan, Rabu (31/3/2026).

Perjalanan akademiknya tidak terlepas dari perubahan arah cita-cita. Pada awalnya, Raihan bercita-cita menjadi guru. Namun, ketertarikannya terhadap astronomi muncul saat duduk di bangku kelas 9. Ketika melanjutkan pendidikan di MA Maskumambang, minat tersebut semakin berkembang sebelum akhirnya ia mempertimbangkan bidang matematika dan ilmu alam, khususnya astronomi, saat berada di kelas 11.
“Pada awalnya, ketika saya kecil, cita cita saya adalah sebagai guru. Hingga pada suatu saat waktu kelas 9, saya tertarik dalam keilmuan astronomi atau ilmu langit dan saya mantapkan hingga sekarang.” kata Rayhan.
Keputusan besar tersebut tidak diambil secara terburu-buru. Raihan mengaku memantapkan pilihan dengan beribadah. “Saya menuntaskan pilihan saya dengan cara shalat tahajud sebelum hari-hari pendaftaran SNBP. Saya sangat bersyukur karena Allah senantiasa membantu saya dalam menggapai mimpi,” ujarnya.
Strategi Belajar Rayhan Selama 5 Semester
Keberhasilan Rayhan tidak lepas dari strategi belajar yang ia bangun secara bertahap sejak kelas 10.

Semester 1: Membangun Fondasi
Rayhan fokus pada adaptasi dan pembentukan kebiasaan belajar. Ia mulai mengenali gaya belajar, mencatat materi secara rapi, serta membangun kedisiplinan tanpa menunda tugas.
Semester 2: Meningkatkan Performa
Ia mengevaluasi nilai sebelumnya dan memperbaiki kelemahan. Selain itu, Rayhan mulai aktif berlatih soal dan belajar bersama teman, serta menjalin hubungan baik dengan guru.
Semester 3: Mulai Serius
Nilai akademik mulai dijaga agar stabil tinggi. Ia juga mulai mengikuti lomba, meskipun dalam skala kecil, serta memikirkan jurusan kuliah.
Semester 4: Memaksimalkan Nilai dan Prestasi
Pada fase krusial ini, Raihan menjaga konsistensi nilai, mengikuti lomba tingkat lebih tinggi, serta aktif berkonsultasi dengan guru Carrier Planning dan mencari informasi peluang SNBP dari alumni.
Semester 5: Finalisasi
Ia memastikan nilai tetap optimal, menyusun strategi pilihan jurusan (aman dan ambisi), serta melengkapi seluruh data prestasi untuk mendukung seleksi.
Di akhir wawancara, Rayhan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya. “Terima kasih kepada guru, orang tua, dan teman-teman yang menjadi sahabat saya, terimakasih sebesar-besarnya telah memberikan dukungan serta doa, tanpa kalian saya tidak akan bisa sampai di titik ini.” pungkas Raihan penuh haru.
