Gresik- Keberanian untuk berbicara di depan umum tidak datang begitu saja. Ia tumbuh dari latihan yang dilakukan secara konsisten. Semangat itulah yang tampak dalam kegiatan Muhadharah yang diikuti oleh santri kelas 3 hingga kelas 5 pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di Aula Putra.

Muhadharah merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Kamis sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pengembangan keterampilan santri, khususnya dalam kemampuan berbicara di depan umum (public speaking). Satu per satu peserta tampil menyampaikan materi di hadapan teman-teman mereka. Ada yang tampil penuh percaya diri, ada pula yang masih berjuang mengatasi rasa gugup. Namun, justru dari proses itulah pembelajaran yang sesungguhnya dimulai.
Melalui kegiatan ini, para santri dilatih untuk memiliki mental yang kuat, rasa percaya diri yang tinggi, serta kemampuan menyampaikan gagasan dengan jelas, santun, dan penuh makna. Setiap kesempatan tampil menjadi pengalaman berharga yang akan membentuk karakter mereka sebagai generasi yang siap menghadapi berbagai tantangan.
Di bawah bimbingan Ust. Haqi dan Ust. Zainuri, para santri terus didorong untuk berani mencoba dan terus berkembang. Sebab, kemampuan berbicara bukanlah bakat yang dimiliki sejak lahir, melainkan keterampilan yang diasah melalui latihan yang berkelanjutan.
Harapannya, Muhadharah tidak hanya menjadi agenda rutin mingguan, tetapi menjadi awal lahirnya generasi yang mampu menyampaikan kebenaran dengan ilmu, adab, dan kepercayaan diri. Dari mimbar latihan di Aula Putra, semoga kelak lahir para dai, pendidik, pemimpin, dan orator yang mampu menginspirasi banyak orang—dari mimbar kecil menuju panggung dunia, membawa nilai-nilai Islam ke masa depan.