Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang (UM) di Pondok Pesantren Maskumambang tahun ini menghadirkan sesuatu yang berbeda. Tidak hanya melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa KKN UM juga menginisiasi berbagai program yang mendukung digitalisasi sekolah sekaligus memperkuat kompetensi santri melalui pembelajaran berbasis teknologi.
Kegiatan yang dibimbing oleh Moh. Muzayyin Amrulloh, S.Kom., M.Kom. ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Universitas Negeri Malang dan Pondok Pesantren Maskumambang dalam mengembangkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.


Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa UM mengerjakan sejumlah program strategis, di antaranya pengembangan Learning Management System (LMS), sistem akademik, aplikasi mobile untuk wali murid, hingga sistem absensi berbasis face recognition. Kehadiran berbagai sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas layanan pendidikan sekaligus mendukung proses administrasi sekolah yang lebih modern.

Namun, kontribusi mahasiswa UM tidak berhenti pada pengembangan teknologi. Mereka juga terlibat langsung dalam berbagai aktivitas bersama para santri melalui Inspiration Class dan pendampingan kompetensi keahlian. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa berbagi pengalaman, memperkenalkan perkembangan teknologi, serta memberikan wawasan mengenai dunia perkuliahan dan industri kepada para santri.

Suasana belajar yang terbangun pun terasa lebih interaktif. Mahasiswa dan santri berdiskusi, bertukar ide, hingga bersama-sama menyelesaikan berbagai tantangan dalam proses pembelajaran. Pendekatan seperti ini memberikan pengalaman baru bagi santri karena dapat belajar langsung dari mahasiswa yang memiliki latar belakang keilmuan di bidang teknologi.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Negeri Malang dan Pondok Pesantren Maskumambang berharap kerja sama tidak berhenti pada program KKN semata. Berbagai inovasi yang telah dirancang diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus memperkuat kompetensi santri agar siap menghadapi perkembangan teknologi di masa depan.

