Malang, 5 Juli 2026 – Di sela keikutsertaan dalam Wonderful Indonesia Robot Challenge (WIRC) 2026 yang berlangsung di Jatim Park 3, santri Pondok Pesantren Maskumambang mengunjungi Lab Robotika Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperluas wawasan sekaligus belajar secara langsung mengenai perkembangan teknologi robotika dan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi.
Kunjungan ini diikuti oleh Achmad Airlangga Ali G dari kelas 4 MI, Al Faruq dari kelas 3 MI, serta Naffis Dayan selaku Ketua Maskumambang Robotik Community (MRC). Meski masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah, mereka menunjukkan semangat belajar yang tinggi dalam mendalami dunia robotika. Kehadiran mereka bersama Naffis Dayan menjadi bukti bahwa pembinaan robotika di Maskumambang dilakukan secara berjenjang sejak usia dini.
Belajar Langsung dari Dunia Riset Robotika
Selama berada di Lab Robotika UM, para santri diajak berkeliling untuk melihat berbagai fasilitas penelitian dan hasil inovasi yang dikembangkan. Mereka diperkenalkan dengan beragam teknologi, mulai dari robot humanoid, mobile robot, hingga robotic arm yang banyak dimanfaatkan dalam sektor industri dan otomasi.
Selain mengenal berbagai perangkat robotika, para santri juga mengikuti sesi diskusi bersama mahasiswa yang aktif melakukan penelitian di bidang robotika. Mereka memperoleh penjelasan mengenai proses perancangan robot, tahapan penelitian, hingga implementasi teknologi robotika dalam berbagai bidang kehidupan. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif sehingga para santri dapat bertanya langsung mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan dunia robotika.

Berbagi Pengalaman dan Motivasi
Kegiatan ini didampingi oleh Nuruddin Fitrah, mahasiswa Universitas Negeri Malang, dan Rifky Guntur, mahasiswa Universitas Diponegoro. Keduanya turut berbagi pengalaman mengenai dunia perkuliahan, riset, serta pentingnya membangun semangat belajar dan berinovasi di bidang sains dan teknologi.
“Kami berharap kunjungan ini dapat membuka wawasan adik-adik bahwa belajar robotika tidak berhenti di ruang kelas atau arena kompetisi. Masih banyak ruang untuk terus berkembang melalui riset, inovasi, dan kolaborasi. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkarya,” ujar Nuruddin Fitrah.
Menumbuhkan Semangat Inovasi Sejak Dini
Bagi para santri, kunjungan ini menjadi pengalaman yang berharga karena mereka tidak hanya melihat teknologi robotika dari dekat, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai proses pengembangan inovasi di perguruan tinggi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar, rasa ingin tahu, serta mendorong mereka untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi.
Kunjungan ke Lab Robotika UM menjadi salah satu rangkaian kegiatan Tim Robotik Maskumambang selama mengikuti Wonderful Indonesia Robot Challenge (WIRC) 2026. Selain mengasah kemampuan melalui kompetisi, para santri juga memperoleh kesempatan belajar langsung dari lingkungan akademik yang menjadi pusat pengembangan inovasi.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Maskumambang terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi para santri. Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui kompetisi, kolaborasi, dan kunjungan edukatif yang mampu memperluas wawasan. Sejalan dengan semangat Maskumambang dalam mengintegrasikan pendidikan karakter, keislaman, dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi santri yang berkarakter, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
