Gresik, 1 Januari 2025 – Penerapan pembelajaran berbasis proyek menjadi salah satu langkah strategis Pondok Pesantren Maskumambang dalam membekali santri dengan keterampilan aplikatif dan berdaya saing.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Project Based Learning pada mata pelajaran (mapel) pilihan 3D Desain yang diikuti oleh para santri, Kamis, 1 Januari 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMK Maskumambang.
Pelaksanaan Project Based Learning ini merupakan bagian dari program pengembangan mapel Pilihan yang secara rutin dilaksanakan setiap hari Kamis. Program tersebut dirancang untuk memberikan ruang bagi santri Pondok Pesantren Maskumambang dalam mengembangkan minat, bakat, serta keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan industri.

Guru pengampu Mapel Pilihan 3D Desain, Ustadz M. Nuril Habibi, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa pada pertemuan kali ini para santri diberikan proyek menggambar objek tralis yang terdapat di Laboratorium Komputer SMK Maskumambang. Proyek tersebut dirancang agar santri dapat belajar secara langsung melalui observasi, pengukuran, analisis, hingga visualisasi dalam bentuk desain tiga dimensi.
“Seperti biasa di hari Kamis, santri Pondok Pesantren Maskumambang melaksanakan pembelajaran dengan metode pengembangan mata pelajaran pilihan. Anak-anak yang mengikuti Mapel Pilihan 3D Desain hari ini melaksanakan Project Based Learning,” ujar Ustadz Nuril.
Dalam proses pengerjaan proyek, para santri melakukan pengukuran tralis menggunakan meteran, mencatat hasil pengukuran secara sistematis, serta menganalisis sudut dan derajat kemiringan garis pada objek. Data yang diperoleh kemudian diaplikasikan ke dalam bentuk gambar tiga dimensi menggunakan perangkat lunak desain. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan secara berkelompok guna menumbuhkan kemampuan kerja sama tim, komunikasi, serta tanggung jawab bersama.

Menurut Ustadz Nuril, metode Project Based Learning terbukti mampu meningkatkan pemahaman santri terhadap materi yang diajarkan. Para santri dinilai cepat memahami instruksi dan mampu menyelesaikan proyek dengan hasil yang cukup baik. “Alhamdulillah, anak-anak cepat faham dan tanggap, sehingga hasil yang dikerjakan cukup bagus dan memuaskan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Maskumambang berharap para santri yang mengikuti Mapel Pilihan 3D Desain dapat semakin tekun dalam belajar serta mampu menghasilkan karya yang berkualitas pada proyek-proyek selanjutnya.
Selain meningkatkan keterampilan teknis di bidang desain, kegiatan ini juga diharapkan dapat membekali santri dengan kemampuan berpikir kritis dan problem solving yang bermanfaat bagi masa depan mereka.
