Belajar Mengemudi Sejak SMK, Investasi Keterampilan untuk Masa Depan

Suara mesin mobil memecah keheningan pagi. Seorang santri menarik napas sejenak sebelum perlahan melepas kopling. Mobil sempat tersentak beberapa kali, lalu bergerak pelan di bawah arahan instruktur. Beberapa meter kemudian, senyum mulai terlihat dari balik kemudi. Hari itu, ia tidak sekadar belajar menjalankan mobil, tetapi sedang mempelajari sebuah keterampilan yang mungkin akan menjadi bekalnya di masa depan.

Pemandangan tersebut menjadi bagian dari keseharian Ekstrakurikuler Mengemudi Mobil di SMK Maskumambang. Melalui kegiatan ini, para santri mendapatkan kesempatan belajar mengemudi secara bertahap, mulai dari mengenal fungsi kendaraan, memahami teknik dasar berkendara, hingga membangun kebiasaan mengemudi yang aman, disiplin, dan bertanggung jawab.

Di tengah perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis, SMK Maskumambang meyakini bahwa lulusan tidak cukup hanya menguasai kompetensi sesuai jurusannya. Keterampilan hidup (life skill) juga menjadi bekal penting yang mampu memberikan nilai tambah ketika mereka memasuki dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Kemampuan mengemudi menjadi salah satu keterampilan yang dipilih sekolah untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Setiap pekan, para santri bergantian duduk di balik kemudi. Ada yang baru pertama kali mengenal fungsi kopling, ada pula yang mulai percaya diri mengendalikan mobil di lintasan latihan. Seluruh proses didampingi langsung oleh guru pengampu sehingga setiap peserta dapat belajar dengan nyaman, terarah, dan tetap mengutamakan keselamatan.

 

Kepala SMK Maskumambang, Iswandi, S.Pd.I., S.Kom., mengatakan bahwa sekolah ingin memberikan pengalaman belajar yang benar-benar berdampak bagi masa depan para santri.

“Kami ingin setiap santri lulus dengan membawa lebih dari sekadar ijazah. Mereka harus memiliki keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan. Kemampuan mengemudi adalah salah satunya. Dari balik kemudi, mereka belajar percaya diri, disiplin, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan. Nilai-nilai itulah yang kami harapkan akan terus mereka bawa setelah lulus dari SMK Maskumambang,” ujarnya.

Ekstrakurikuler ini digagas oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Bimbingan Karakter dan Career Planning,M. Nuril Anwar Habiby, S.Pd., M.T., sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan nyata di masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, para santri didampingi oleh Ari Afiq selaku guru pengampu yang membimbing setiap tahapan latihan, mulai dari pengenalan kendaraan hingga praktik mengemudi.

Suatu hari nanti, mungkin tidak semua santri akan berprofesi sebagai pengemudi. Namun pengalaman pertama menggenggam setir, mengendalikan kendaraan dengan tenang, dan belajar bertanggung jawab di balik kemudi akan menjadi pelajaran yang mereka bawa ke mana pun masa depan membawa langkah mereka. Sebab di SMK Maskumambang, belajar mengemudi bukan sekadar tentang menjalankan mobil, melainkan tentang mempersiapkan diri menjalani kehidupan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *