Gresik – Maskumambang kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial dan keagamaan melalui pelaksanaan penyembelihan hewan qurban yang berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026.
Pada momentum Iduladha tahun ini, Pondok Pesantren Maskumambang bersama Baitut Tabarru’ Maskumambang (BTM) berhasil menghimpun dan menyalurkan hewan qurban kepada masyarakat. Menariknya, selain menyembelih 7 ekor hewan qurban secara langsung, terdapat pula tambahan 35 ekor hewan qurban yang turut mendukung program tersebut.

Staf Baitut Tabarru’ Maskumambang (BTM), Ustadz Dedy Prasetyo, S.Pd., menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Maskumambang bersama BTM telah melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 3 ekor sapi dan 4 ekor kambing, sehingga total terdapat 7 ekor hewan qurban yang disembelih langsung di lingkungan pesantren.
“Alhamdulillah, pada Kamis, 28 Mei 2026 Pondok Pesantren Maskumambang bersama Baitut Tabarru’ Maskumambang (BTM) telah melaksanakan penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban merupakan hasil himpunan dari masyarakat. Dengan demikian, menunjukkan bahwa BTM terus dipercaya masyarakat dalam hal penghimpunan sedekah jariyah yang amanah,
“Penyembelihan dilaksanakan di Pesantren dengan melibatkan guru, santri, dan masyarakat umum untuk membantu pelaksanaan dan pendistribusian qurban ini. Alhamdulillah, Pemangku Pesantren, K.H. Nidlol Masyhud, Lc., Dpl. turut andil langsung dan berkesempatan untuk menyembelih hewan qurban dengan didampingi oleh Ustadz Musyofin sebagai pengganti.” jelas Ustadz Dedy, Ahad (31/5/2026).

BTM sendiri merupakan lembaga yang bergerak dalam penghimpunan zakat, dan sedekah masyarakat yang kemudian disalurkan untuk membantu warga yang membutuhkan serta mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Menariknya, Maskumambang tidak hanya mendistribusikan hasil dari 7 ekor hewan qurban tersebut. Menurut penuturan Ustadz Dedy, terdapat tambahan 35 ekor kambing yang merupakan hasil kerja sama dengan Lembaga Darul Fikri. Penyembelihan 35 kambing tersebut dilaksanakan di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Setelah proses penyembelihan selesai, daging qurban kemudian diangkut, diolah, dan didistribusikan di Pondok Pesantren Maskumambang.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama tersebut, Maskumambang dapat mendistribusikan total sebanyak 512 paket qurban kepada masyarakat sekitar,” ungkap beliau.
Daging qurban tersebut dibagikan kepada guru, tenaga pendidik, serta masyarakat di desa-desa sekitar Pondok Pesantren Maskumambang. Peningkatan jumlah hewan qurban ini menjadi bukti semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap program qurban yang dikelola oleh BTM Maskumambang.

Sementara itu, Kepala BTM, Ustadz Yusuf, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh mudhahhi (orang yang berqurban) dan donatur yang telah mempercayakan qurbannya melalui Maskumambang.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan syukran, jazakumullah khairan katsiran kepada para mudhahhi dan seluruh donatur yang telah mempercayakan hewan qurbannya melalui BTM Pondok Pesantren Maskumambang,”
“Semoga Allah menerima amal ibadah qurban yang telah ditunaikan, melimpahkan keberkahan pada harta, keluarga, dan kehidupan para mudhahhi, serta menjadikannya sebagai amal saleh yang terus mengalir pahalanya. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin,” tutur Ustadz Yusuf.
Dengan pelaksanaan qurban yang melibatkan berbagai pihak dan distribusi yang menjangkau ratusan penerima, Maskumambang kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan dan sosial yang aktif menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Program qurban tahun 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh bersama Maskumambang.
