Istiqomah Mencetak Generasi Quráni, MI YKUI Maskumambang Sukses Gelar Tasmi’ Bil Ghoib Santri Putra dan Putri

GRESIK – MI YKUI Maskumambang, lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Maskumambang, sukses menyelenggarakan rangkaian ujian Tasmi’ Bil Ghoib bagi santri putra dan putri pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang istiqamah.

Persiapan ujian diawali oleh kelompok santri putri pada Selasa dan Kamis, 22 dan 24 September 2026, bertempat di perpustakaan MI YKUI Maskumambang, kemudian dilanjutkan oleh kelompok santri putra pada Oktober 2026 di Moving Class MI YKUI Maskumambang. Seluruh peserta diuji untuk mendengarkan hafalan Al-Qur’an tanpa melihat mushaf. Dalam pelaksanaannya, santri putra diuji langsung oleh Ustaz. Hendri Saputra, sedangkan santri putri diuji oleh Ustazah Liya Minha Tasi’ah, S.Pd.

Melalui kegiatan ini, santri putra dan putri mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan hasil hafalan yang telah dipersiapkan. Pelaksanaan ujian juga menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui kelancaran hafalan sekaligus kesiapan santri dalam melanjutkan hafalan ke jenjang berikutnya.

Pelaksanaan Tasmi’ Bil Ghoib Santri Putri

Tasmi’ santri putri dilaksanakan terlebih dahulu dalam dua gelombang pada bulan September 2026. Kegiatan berlangsung di perpustakaan MI YKUI Maskumambang dengan Ustazah Liya Minha Tasi’ah, S.Pd. sebagai penguji. Para peserta memperdengarkan hafalan Al-Qur’an tanpa melihat mushaf sesuai dengan ketentuan ujian Tasmi’ Bil Ghoib.

Gelombang pertama dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026, dengan peserta sebagai berikut:

  • Adilla Nisa Ramadhani (kelas IV).
  • Akifa Naila Wulandari (kelas VI).
  • Almaira Imtiyas Hanania (kelas VI).
  • Awwahah Ayu Khusnul Azmiya (kelas VI).
  • Firsty Dzakiyyah Ahna Prasetyo (kelas VI).
  • Thalita Nayla Rachma (kelas VI).
  • Tiara Citra Lestari (kelas VI).
  • Khoirotul Nisa’ (kelas VI).
  • Mezzaluna Aisyah Farhana (kelas VI).

Gelombang kedua dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, dengan peserta sebagai berikut:

  • Jahanara Mafaza Fazira (kelas I).
  • Shanum Azkadina Muttaqin (kelas I).
  • Aisyah Ayudia Inara (kelas V).
  • Anindita Keisha Az-Zahra (kelas V).
  • Chairani Muthi’Ah Rosjidi (kelas V).
  • Mahira Putri Al Khusna (kelas V).
  • Naurah Raya Rakhman (kelas V).
  • Naya Azmi Athifa (kelas V).

Pelaksanaan Tasmi’ Bil Ghoib Santri Putra

Sementara itu, Tasmi‘ santri putra dilaksanakan pada Oktober 2026 di Moving Class MI YKUI Maskumambang bersama Ustaz. Hendri Saputra sebagai penguji. Tasmi’ untuk santri putra ini terbagi menjadi dua kategori, yakni hafalan Juz 30 dan hafalan tiga juz yang meliputi Juz 1, Juz 2, dan Juz 3.

Pada kategori Juz 30, peserta diminta melafalkan hafalan mulai dari Surah An-Naba’ hingga Surah An-Nas secara berurutan, tanpa jeda, dalam sekali duduk. Peserta yang memiliki hafalan lancar umumnya menyelesaikan ujian dalam waktu sekitar 40 menit, sedangkan peserta lainnya membutuhkan waktu sekitar 60–70 menit.

Adapun kategori tiga juz dilaksanakan selama dua hari berturut-turut. Pada hari pertama, peserta melafalkan Juz 1 dan Juz 2 dalam sekali duduk dengan durasi sekitar 90 menit. Ujian kemudian dilanjutkan dengan hafalan Juz 3 pada hari berikutnya.

Peserta ujian santri putra terdiri atas:

Kategori tiga juz (Juz 1, 2, dan 3):

  • Muhammad Ahnaf Abdurrahman. (kelas VI).

Kategori Juz 30:

  • Ahmad Agha Rabbani.
  • Aldebaran Adithya LP
  • Muhammad Tamir El Rafat.
  • Muhammad Abyan Ukasyah Arief.

Berdasarkan hasil evaluasi tim penguji, Muhammad Ahnaf Abdurrahman dari kelas VI meraih predikat terbaik kategori tiga juz. Sementara itu, Muhammad Abyan Ukasyah Arief memperoleh predikat terbaik kategori Juz 30. Capaian tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kesungguhan santri dalam mempersiapkan dan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an.

Menumbuhkan Semangat Menghafal Al-Qur’an

Kepala MI YKUI Maskumambang, Ust. Musrofin, M.Pd.I, menyampaikan bahwa keberhasilan menghafal Al-Qur’an memerlukan ketekunan, motivasi, dan konsistensi dalam berlatih. Menurutnya, proses menghafal memang membutuhkan perjuangan, namun ketekunan dan semangat yang terus dijaga akan memberikan hasil yang berharga.

“Sekeras-kerasnya batu akan berlubang oleh udara. Mungkin menghafal itu berat, tapi dengan motivasi yang tinggi maka kita akan merasakan manisnya dalam menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Program Tasmi’ Bil Ghoib merupakan agenda rutin MI YKUI Maskumambang yang dilaksanakan sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun, yakni satu kali pada setiap semester. Selain jadwal rutin tersebut, madrasah juga membuka kesempatan ujian tambahan bagi santri yang dinilai telah siap mengikuti ujian.

Santri yang dinyatakan lulus kategori Juz 30 dapat melanjutkan hafalan ke Juz 1, sedangkan santri yang lulus kategori tiga juz dapat melanjutkan hafalan ke Juz 4. Sementara itu, santri yang belum memenuhi kriteria kelulusan akan mendapatkan pendampingan khusus agar lebih siap menghadapi ujian berikutnya.

Sebagai lanjutan program, MI YKUI Maskumambang merencanakan pelaksanaan Tasmi’ Bil Ghoib bagi santri kelas III hingga V pada pekan berikutnya. Sekitar sepuluh santri tengah menjalani proses seleksi oleh tim guru tahfidz untuk menentukan kesiapan mereka mengikuti ujian.

Melalui kegiatan ini, MI YKUI Maskumambang berharap dapat terus menumbuhkan kecintaan santri putra dan putri terhadap Al-Qur’an, menjaga kualitas hafalan, serta membentuk pribadi yang disiplin dan istiqamah. MI YKUI Maskumambang akan terus mengembangkan program tahfidz melalui evaluasi berkala dan pendampingan sesuai kemampuan masing-masing santri. Dengan demikian, perkembangan hafalan santri dapat terpantau dan proses pembelajaran Al-Quran dapat berjalan secara berkelanjutan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *