Gresik – Pelaksanaan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Ikatan Pelajar Putra (IPRA) MTs-MA YKUI Maskumambang kembali digelar dengan sukses dan tertib. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 8 Januari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, bertempat di Aula Pondok Pesantren Maskumambang.
Pemilihan ini menjadi agenda tahunan dalam rangka regenerasi kepemimpinan IPRA MTs-MA YKUI Maskumambang yang akan mengemban amanah organisasi selama satu tahun ke depan.
Purna Ketua IPRA MA YKUI Maskumambang periode 2025-2026, Panji Akbar Alam, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, “Alhamdulillah, telah sukses dilaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua IPRA MTs-MA YKUI Maskumambang,”
“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pergantian kepemimpinan organisasi agar ke depan dapat membawa perubahan, pembaharuan, dan kemajuan,” ujar Panji, Kamis (8/1/2026).
Ia menambahkan bahwa pada tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Aliyah (MA), masing-masing terdapat tiga paslon dan telah mengajukan visi dan misi terbaiknya.
Daftar Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua IPRA MTs YKUI Maskumambang:
Paslon nomor 1: Rizky Ramadhani As’ari & Achmad Ari Wibawa
Paslon nomor 2: Abdullah Faris Alauddin & Muhammad Fictan Syauqi Lathif
Paslon nomor 3: Darel Bagas Yulian & Hasbullah Zarkasy Fahri
Daftar Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua IPRA MA YKUI Maskumambang:
Paslon nomor 1: Novan Al Fazidi Annas & Muhammad Makinun Amin
Paslon nomor 2: Muhammad Nihrun Najih & Muhammad Hafiy Nizamuddin
Paslon nomor 3: Haidlir Ahmad Dliyaul Haq & Muhammad Bahy Khadzim
Salah satu hal yang menjadi sorotan utama dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua IPRA MTs-MA YKUI Maskumambang tahun ini adalah penggunaan metode e-voting atau pemungutan suara secara digital. Metode ini telah diterapkan selama tiga tahun terakhir dan dinilai mampu meningkatkan efektivitas serta efisiensi jalannya pemilihan. Dengan e-voting, proses pemungutan dan penghitungan suara dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, serta transparan, sekaligus meminimalisir penggunaan kertas sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“E-voting dirancang untuk mempermudah penghitungan suara, mempercepat jalannya acara, serta meminimalisir penggunaan kertas. Alhamdulillah, metode ini berjalan dengan baik,” jelas Panji.
Sebelum pemungutan suara dilakukan, acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Direktur Pendidikan Dasar dan Menengah Pondok Pesantren Maskumambang, Ustadz Imam Subkhi, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya proses pendewasaan melalui organisasi.
“Salah satu proses pendewasaan itu adalah melalui organisasi. Di sinilah kalian belajar bertanggung jawab, bekerja sama, menyelesaikan masalah, dan menerima perbedaan,” tutur Ustadz Imam.

Baliau juga menegaskan bahwa IPRA bukan hanya milik ketua dan wakil ketua terpilih, melainkan milik seluruh anggota. “IPRA adalah milik bersama. Agar organisasi ini berjalan dengan baik, dibutuhkan kontribusi dan dukungan dari seluruh anggota”.
Acara dilanjut dengan sesi pemaparan visi dan misi serta tanya jawab antar paslon, yang kemudian dilaksanakanlah pemungutan suara secara digital. Berdasarkan hasil penghitungan e-voting, pasangan calon nomor urut 3 terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua IPRA MTs YKUI Maskumambang, sementara di tingkat MA pasangan calon nomor urut 2 sebagai palon terpilih.
Dengan terlaksananya pemilihan Ketua dan Wakil Ketua IPRA MTs-MA YKUI Maskumambang, diharapkan kepengurusan baru mampu menjalankan roda organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Penerapan teknologi digital dalam proses demokrasi santri juga menjadi bukti bahwa IPRA MTs-MA YKUI Maskumambang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebersamaan.
