Gresik, 29 Januari 2026 – Pondok Pesantren Maskumambang menyelenggarakan kajian Ilmu Falak dan Astrofisika pada hari ini, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ustadz AR Sugeng Riyadi, S.Pd., M.Ud., yang dikenal sebagai ahli dan praktisi fisika serta ilmu falak.
Kajian tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan keilmuan sains dan keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Maskumambang. Kepala MTs-MA YKUI Maskumambang, Ustadz Ah. Zulianto, S.T., yang turut mendampingi jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa kajian tersebut dilaksanakan dalam tiga sesi dengan sasaran peserta yang berbeda.

“Alhamdulillah pagi ini, 29 Januari 2026, Pondok Pesantren Maskumambang telah melaksanakan kajian Ilmu Falak dan astrofisika yang terdiri dari tiga sesi,” kata Ustadz Zulianto.
Menurut beliau, dalam sesi pertama, Ustadz AR Sugeng Riyadi memaparkan pentingnya membangun kesadaran agama islam melalui kajian sains. “Beliau menyampaikan bahwa kita adalah makhluk yang sangat kecil dibandingkan dengan alam semesta, dan alam semesta itu sendiri tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala”.
Selain pemaparan materi, para santri juga diberi kesempatan untuk melihat matahari menggunakan teleskop yang dipandu langsung oleh Ustadz Sugeng.

“Kegiatan ini kami rancang sebagai upaya pesantren dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan anak zaman sekarang terkait kebesaran alam semesta dan keagungan Allah Ta’ala,” jelas Ustadz Zulianto.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa sesi kedua dilaksanakan pada pukul 10.00 hingga 11.30 WIB dengan peserta para guru mata pelajaran IPA Pondok Pesantren Maskumambang. Sesi ini difokuskan pada penguatan wawasan keilmuan dan pengembangan pembelajaran sains.
“Kemudian sesi ketiga dilaksanakan pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB yang bertempat di Aula Putra Pondok Pesantren Maskumambang sebagai penutup rangkaian kegiatan,” tutupnya.
Melalui kegiatan kajian Ilmu Falak dan Astrofisika ini, Pondok Pesantren Maskumambang berharap dapat terus mengembangkan tradisi keilmuan yang memadukan sains modern dengan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan.
