Gresik – MI YKUI Maskumambang menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi dan Parenting Wali Santri dengan tema “Bahaya Gadget/HP dan Game Online bagi Anak Usia MI” pada Ahad, 25 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Maskumambang mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB dan menghadirkan pemateri Ustadz Amin Rois, S.Kom.
Wakil Kepala MI YKUI Maskumambang, Ustadz Mohammad Amrullah, S.Pd.I, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memperkuat sinergi dengan wali santri sekaligus memberikan edukasi terkait pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Pada hari ini telah dilaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Parenting Wali Santri dengan menghadirkan pemateri Ustadz Amin Rois, S.Kom. yang mengangkat tema Bahaya Gadget/HP dan Game Online bagi Anak Usia MI,”
“Alhamdulillah, sebelumnya kegiatan ini dibuka langsung oleh KH. Nidlol Masyhud selaku Pemangku Pondok Pesantren Maskumambang. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, wali santri menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung,” ujar Ustadz Amrullah, Ahad (25/1/2026).

Beliau menambahkan, materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kondisi saat ini dan disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para wali santri. “Alhamdulillah wali santri sangat antusias. Materi yang disampaikan Ustadz Amin Rois juga sangat merangkul para wali santri,”
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya peran pendampingan terhadap anak dalam penggunaan gadget dan game online di era digital.” lanjut Ustadz Amrullah.
Dalam pemaparannya, Ustadz Amin Rois, S.Kom. menekankan pentingnya kebijaksanaan orang tua dalam memperkenalkan dan mengawasi penggunaan gadget pada anak usia MI. Menurut beliau, pada dasarnya HP diciptakan untuk membantu, namun tanpa pendampingan yang tepat justru dapat menimbulkan berbagai permasalahan.

“HP pada awalnya bertujuan untuk membantu, namun yang sering terjadi adalah anak menjadi sulit lepas dari HP, marah ketika HP diambil, lalai dalam belajar dan ibadah, serta meniru ucapan yang kurang pantas. Kondisi ini bukan semata-mata karena kegagalan orang tua, melainkan karena perubahan zaman yang sangat cepat,” terang Ustadz Amin Rois.
Lebih lanjut, Ustadz Amin Rois mengingatkan bahwa menjaga konsumsi anak tidak hanya terbatas pada makanan, tetapi juga pada apa yang dilihat dan didengar. “Kalau kita menjaga makanan halal untuk anak, maka menjaga apa yang masuk ke mata dan telinganya juga wajib. Orang tua harus tahu apa yang ditonton dan dimainkan, tidak ada game online ber-chat yang menimbulkan bahasa kurang pantas, serta harus ada batasan waktu yang konsisten dan jelas”.
Melalui kegiatan Silaturahmi dan Parenting ini, MI YKUI Maskumambang berharap terjalin kerja sama yang semakin kuat antara madrasah dan wali santri dalam mendidik generasi yang berakhlak, cerdas, dan bijak menghadapi tantangan era digital.
