Pemangku Pesantren Maskumambang Sampaikan Pesan dan Harapan Penting pada Penutupan Ramadan Camp 1447 H

Ramadan Camp 1447 H Pondok Pesantren Maskumambang

Gresik, 5 Maret 2026 – Kegiatan Ramadan Camp 1447 H Pondok Pesantren Maskumambang resmi ditutup pada Kamis (5/3/2025). Penutupan kegiatan yang berlangsung di lingkungan pesantren tersebut diikuti para santri setelah menuntaskan rangkaian pembinaan keagamaan yang dimulai sejak 21 Februari 2025.

Panitia Pelaksana, Ustadz Nuril Anwar Habibi, S.Pd., M.T. menjelaskan bahwa pelaksanaan Ramadan Camp tahun ini berlangsung dalam beberapa tahapan kegiatan, termasuk program bermalam bagi santri yang dimulai pada 3 Maret 2025.

Ramadan Camp 1447 H Pondok Pesantren Maskumambang
Potret santri saat mengikuti penutupan Ramadan Camp 1447 H.

Beliau menerangkan, rangkaian penutupan kegiatan dimulai sejak dini hari setelah para santri melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Maskumambang. Dalam kesempatan tersebut, Pemangku Pesantren, KH. Nidlol Masyhud, Lc., Dpl., menyampaikan tausiah berisi pesan dan kesan kepada para peserta sebagai penutup kegiatan Ramadan Camp 1447 H.

“Alhamdulillah, dari seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sejak awal hingga hari terakhir ini, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan dalam kondisi sehat hingga akhir kegiatan,” kata Ustadz Nuril.

Setelah penyampaian tausiah, para santri diberikan waktu untuk membersihkan diri serta lingkungan sekitar sebagai bagian dari pembiasaan kedisiplinan dan tanggung jawab selama berada di lingkungan pesantren. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan apel penutupan yang dipandu oleh Ustadz Ah. Zulianto, S.T. di Gedung Olahraga Pondok Pesantren Maskumambang.

Ramadan Camp 1447 H Pondok Pesantren Maskumambang

Pesan dan Harapan Penting Pemangku Pondok Pesantren Maskumambang

Dalam tausiahnya, KH. Nidlol Masyhud menekankan pentingnya mempertahankan kebiasaan ibadah yang telah dijalani selama mengikuti Ramadan Camp. Beliau mengingatkan bahwa selama berada di pesantren para peserta telah menjalani berbagai aktivitas ibadah secara bersama, seperti salat berjamaah, membaca Al-Qur’an, berpuasa, serta melaksanakan iktikaf di masjid.

KH. Nidlol Masyhud berharap kebiasaan-kebiasaan baik tersebut tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi dapat terus diamalkan oleh para peserta ketika kembali ke rumah masing-masing. “Kita disini telah menunaikan ibadah bersama-sama, kami berharap kebiasaan baik ini nanti dibawa dan dilanjutkan di rumah masing masing”.

Ramadan Camp 1447 H Pondok Pesantren Maskumambang

Pada kesempatan tersebut, beliau juga menitipkan salam kepada wali santri serta berharap para santri dapat kembali ke pesantren setelah Hari Raya Idulfitri untuk melanjutkan proses menuntut ilmu.

“Kami titipkan salam untuk ayah dan ibu di rumah, kami harap anak anak nantinya akan datang kembali ke pesantren setelah idul fitri dalam keadaan sehat wal afiat, kita lanjutkan proses menuntut ilmu,” jelas KH. Nidlol Mayhud.

Sebagai penutup tausiah, KH. Nidlol Masyhud mengingatkan para santri Maskumambang agar senantiasa menjaga aqidah yang shahihah, menjalankan amalan sesuai dengan tuntunan syariah, menjauhi perbuatan maksiat, serta memelihara akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga berharap ilmu yang diperoleh selama mengikuti kegiatan di pesantren dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *