Menanamkan Adab Sejak Dini, MI YKUI Maskumambang Terapkan Praktik Bahasa Jawa Krama Inggil di Kelas 2

Praktik adab MI YKUI Maskumambang

Gresik – MI YKUI Maskumambang melaksanakan pembelajaran Adab bagi santri kelas 2 dengan metode praktik percakapan berbahasa Jawa Krama Inggil. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, dan berlangsung tertib, edukatif, serta mendapat respons positif dari para santri.

Pembelajaran ini merupakan bagian dari upaya MI YKUI Maskumambang dalam menanamkan nilai adab, sopan santun, serta pelestarian budaya Jawa sejak usia dini. Melalui praktik langsung, santri diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan penggunaan bahasa Jawa Krama Inggil dalam percakapan sehari-hari bersama teman sebaya.

Pengampu mata pelajaran Adab, ustadz Mohammad Amrullah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan praktik percakapan tersebut merupakan kelanjutan dari pembelajaran yang telah diberikan pada jenjang sebelumnya. Menurut beliau, pembekalan bahasa Jawa Krama Inggil sudah dimulai sejak santri berada di kelas 1.

“Alhamdulillah pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran adab hari ini, Selasa, 13 Januari 2026 berjalan dengan lancar dan seru. Sebelumnya, anak-anak telah kami bekali bahasa Jawa Krama Inggil sejak mulai kelas 1. Kemudian pada kesempatan ini, di kelas 2, kami laksanakan praktik berbicara atau percakapan berbahasa Jawa Inggil langsung bersama teman,” kata ustadz Mohammad Amrullah, S.Pd.I.

Dalam kegiatan tersebut, santri diminta mempraktikkan dialog sederhana menggunakan bahasa Jawa Krama Inggil, seperti menyampaikan salam, menanyakan kabar, serta berinteraksi secara sopan dengan teman. Metode praktik ini dinilai efektif dalam meningkatkan keberanian dan keterampilan berbicara santri, sekaligus membiasakan penggunaan bahasa yang santun.

Lebih lanjut, ustadz Amrullah menuturkan bahwa antusiasme santri terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah anak-anak terlihat sangat bersemangat untuk berbicara berbahasa Jawa Krama Inggil. Bahkan tadi Al Faruq dan Kavin terlihat happy saat melaksanakan praktik berbicara berbahasa Jawa Krama Inggil,” jelas beliau.

Pihak madrasah berharap, melalui pembelajaran Adab Krama ini, santri MI YKUI Maskumambang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, berakhlak mulia, serta mampu menjaga adab dalam berkomunikasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah konkret madrasah dalam melestarikan nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

Dengan pelaksanaan pembelajaran yang terstruktur dan berorientasi pada praktik, MI YKUI Maskumambang terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang seimbang antara pengetahuan, adab, dan budaya bagi seluruh peserta didik.

Melalui pelaksanaan pembelajaran Adab Krama yang terstruktur dan berorientasi pada praktik, MI YKUI Maskumambang berharap para santri mampu menginternalisasi nilai-nilai kesopanan, rasa hormat, serta kecintaan terhadap budaya. 

Pembelajaran ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan kemampuan berbahasa, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan akhlak dan karakter mulia santri. Dengan pendekatan yang berkelanjutan dan aplikatif, MI YKUI Maskumambang optimistis dapat melahirkan generasi yang beradab, berbudaya, dan siap berperan positif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *