Gresik, 14 Maret 2025 – Baitut Tabarru Maskumambang (BTM), lembaga sosial milik Pondok Pesantren Maskumambang yang bergerak dalam penghimpunan dan penyaluran dana sosial, termasuk zakat, infaq, dan shodaqoh, kembali menunjukkan kepeduliannya melalui program ‘Pahala Melimpah, Berbagi Iftar di Bulan Berkah’. Pada Jumat, 14 Maret 2025, BTM menyalurkan 230 paket iftar di Masjid Al Muhshinin, Kalirejo, Dukun, Gresik. Acara ini tidak hanya menyediakan hidangan berbuka puasa, tetapi juga diisi dengan kajian Islam bertema “Ramadhan Bulan Penyucian Jiwa, Tazkiatun Nafs”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program BTM selama bulan Ramadan yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah islamiyah, meningkatkan semangat berbagi, serta memberikan pemahaman mendalam tentang makna Ramadan sebagai bulan penyucian jiwa.
Program Pahala Melimpah BTM: Berbagi Iftar di Bulan Berkah
Program ‘Pahala Melimpah, Berbagi Iftar di Bulan Berkah’ merupakan inisiatif BTM untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menyediakan hidangan berbuka puasa selama bulan Ramadan.
Pada hari ini, sebanyak 230 paket iftar didistribusikan kepada jamaah Masjid Al Muhshinin dan masyarakat sekitar. Melalui program ini, BTM tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga menyebarkan nilai – nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, Jum’at (14/3).
Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan BTM, “Kami berharap program ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan kepekaan sosial di antara kita,”
“Selain itu, kajian Islam yang diselenggarakan juga diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai Ramadhan, khususnya dalam konteks penyucian jiwa.” tambah beliau.
Kajian Islam: Ramadhan Bulan Penyucian Jiwa, Tazkiatun Nafs
Kajian Islam ini disampaikan oleh Ustaz Nafan Abu Mansur, M.Pd., dalam kajian Islamnya, beliau menyampaikan tema “Ramadan Bulan Penyucian Jiwa, Tazkiatun Nafs”. Beliau menjelaskan bahwa Ramadan adalah momentum yang tepat untuk membersihkan hati dan jiwa dari segala noda dosa serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Melalui puasa, umat Islam diajak untuk mengendalikan hawa nafsu, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan kualitas diri.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Namun, lebih dari itu, Ramadhan adalah kesempatan emas untuk melakukan tazkiatun nafs, yaitu penyucian jiwa. Dengan puasa, kita belajar untuk mengendalikan diri, meningkatkan kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah,” papar Ustaz Nafan.
Kajian ini dihadiri oleh ratusan jamaah yang antusias mendengarkan penjelasan Ustaz Naf’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh keberkahan.
